OREGONTRAVELINGTOURS.COM – Puluhan jemaah umrah asal Sulawesi Selatan (Sulsel) terlantar di Makkah, Arab Saudi. Sebanyak 44 orang dari Kota Parepare dan Makassar tidak bisa kembali ke tanah air karena tiket penerbangan pulang yang dijanjikan pihak travel tidak tersedia. Mereka diduga menjadi korban penipuan biro perjalanan umrah.
44 Jemaah Terancam Diusir dari Hotel
Kelompok jemaah tersebut telah menyelesaikan ibadah umrah, namun terjebak di Makkah karena tiket kepulangan tidak ada. Beberapa di antaranya bahkan terancam diusir dari hotel akibat tagihan akomodasi yang belum dibayar pihak travel.
“Kami sudah di sini beberapa hari, tapi tiket pulang tidak ada. Hotel juga mulai menagih, kami bingung harus bagaimana,” ujar salah seorang jemaah yang meminta namanya dirahasiakan.
Diduga Tertipu Biro Travel
Menurut informasi yang beredar, jemaah berangkat melalui salah satu biro travel asal Sulsel. Mereka telah membayar paket umrah secara penuh, termasuk tiket pesawat PP. Namun, setelah tiba di Arab Saudi, pihak travel tidak bisa memenuhi janji penyediaan tiket kepulangan.
Kasus ini mirip dengan beberapa kejadian serupa sebelumnya di mana jemaah umrah menjadi korban travel nakal yang tidak memiliki izin resmi atau mengalami masalah keuangan.
Respons Pemerintah dan KBRI
Kementerian Agama Sulawesi Selatan dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah telah mendapatkan laporan. Pihak KJRI sedang berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi untuk memberikan bantuan sementara kepada jemaah terlantar tersebut.
Kepala Kanwil Kemenag Sulsel mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati memilih biro travel umrah. Pastikan travel tersebut terdaftar resmi di Kemenag dan memiliki izin operasional yang jelas.
Dampak Konflik Timur Tengah
Kasus ini terjadi di tengah situasi keamanan Timur Tengah yang memanas akibat konflik AS-Israel vs Iran. Meski umrah masih berjalan, banyak calon jemaah yang khawatir dan memilih membatalkan perjalanan, seperti yang dilakukan Inul Daratista baru-baru ini.
Kesimpulan: Kasus 44 jemaah umrah asal Sulsel yang terlantar di Makkah menjadi pengingat penting bagi calon jemaah untuk selalu memverifikasi kredibilitas biro travel sebelum membayar paket umrah. Pemerintah diminta memperketat pengawasan terhadap penyelenggara ibadah umrah swasta agar kasus serupa tidak terulang.
